Al Kamil dan Pendidikan

pendidikan dan penyebaran islam

Al-Kamil didirikan pada abad ketiga belas terletak di Mesir Utara. Al-Kamil terus berkembang sejak didirikan; sekarang, ia memiliki tiga puluh lima negara bagian dan melayani banyak anak dengan program pendidikannya. Banyak sekolah Al-Kamil memiliki keseimbangan antara kurikulum pendidikan dan layanan yang disediakan sekolah untuk para siswanya. Bahkan, Al-Kamil, seperti semua sekolah agama, seharusnya bersifat agama dan pendidikan.

Institusi yang telah didirikan oleh Al-Kamil adalah sekolah agama. Sekolah-sekolah Al-Kamil telah diciptakan untuk melayani kebutuhan spiritual, moral, emosional, fisik, dan sosial anak-anak di komunitas mereka. Mereka memiliki reputasi tinggi untuk keunggulan dan kebutuhan akan guru yang berpengalaman. Semua guru di Al-Kamil memiliki akses penuh ke teknik pengajaran yang baru, modern dan inovatif dan ini hanya salah satu alasan mengapa sekolah sangat dihargai.

Al-Kamil, seperti semua sekolah agama Mesir, mencoba untuk mempengaruhi masyarakat dengan mendidik anak-anak masyarakat. Pendidikan ini dilakukan dengan cara yang sangat maju dan ada rasa persatuan di antara anak-anak di sekolah-sekolah agama ini. Guru dilatih untuk berurusan dengan anak-anak dalam kelompok usia mereka yang berbeda dan menyesuaikan kelas untuk tingkat perkembangan anak-anak. Pendidikan dan agama berjalan beriringan; karenanya, perkembangan setiap anak dipengaruhi oleh yang lain. Faktanya, masing-masing dari kedua faktor ini membutuhkan perubahan dalam gaya hidup orang-orang yang terlibat.

Al-Kamil mencoba untuk menggabungkan nilai-nilai agama dan pendidikan untuk membuat mereka cocok satu sama lain dengan sempurna. Perlu disebutkan bahwa Al-Kamil mencoba untuk memberikan para siswa dengan perkembangan moral dan etika sambil mengajar mereka pendidikan.

Baik Al-Kamil dan sekolah agama memastikan bahwa mereka menjaga keseimbangan antara aspek pendidikan dan agama. Anak-anak dibesarkan dalam lingkungan keagamaan tetapi diizinkan untuk menggunakan inisiatif pribadi mereka sendiri. Kemandirian ini diperlukan agar anak-anak tumbuh secara spiritual.

Al-Kamil mempromosikan nilai-nilai ini dalam program pendidikan mereka dengan mengajar siswa mereka baik agama maupun pendidikan. Ketika mereka mempelajari agama, mereka diajari prinsip-prinsip agama, termasuk hak-hak setiap orang di masyarakat. Ini adalah sesuatu yang juga dipraktikkan di sekolah Al-Kamil, karena mereka memiliki sekolah khusus untuk anak-anak dengan cacat fisik dan belajar.

Aspek utama lain dari kurikulum Al-Kamil adalah pembentukan lingkungan sekolah yang seimbang bagi anak-anak untuk mendorong mereka menjadi religius di usia muda. Agama dan pendidikan, bersama dengan toleransi dan rasa hormat, semua diajarkan di sekolah. Ini adalah refleksi dari agama dan nilai-nilai Al-Kamil yang harus ditanamkan pada setiap anak.

Ada banyak anak-anak terkenal yang datang dari Al-Kamil di masa lalu. Anak-anak ini termasuk kepribadian terkenal seperti Mohamed Al-Qahtani, Mohamed El-Goffy, Ahmad El-Zayaty, dan Abdel-Rahman El-Nasry. Ada juga wanita terkenal yang pernah tinggal di institusi pendidikan Al-Kamil seperti wanita yang telah belajar seni, humaniora, pendidikan, dan ilmu sosial.

Pendidikan dilakukan dengan cara yang sangat inovatif oleh sekolah-sekolah unik ini. Mereka berusaha keras untuk menyediakan lingkungan bagi anak-anak dan membuat mereka memahami arti sebenarnya dari pendidikan. Dengan demikian, ada keseimbangan yang baik antara agama dan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut.

Prinsip-prinsip agama dan pendidikan merupakan cerminan dari filosofi yang telah dijunjung tinggi oleh institusi keagamaan Al-Kamil selama bertahun-tahun. Ini juga merupakan cerminan dari kreativitas berbagai program yang dilaksanakan oleh lembaga keagamaan ini. Ada sekolah yang menawarkan program pendidikan agama, tetapi itu tidak berarti mereka menjadi sekolah agama.